Operation 12

OSD

Flow Kerja

Mengurusi People, mulai dari karyawan yang di Test, Pejabat yang di Test, sampai Customer di survey tingkat kepuasan-nya.

Melakukan penilaian terhadap semua cabang melalui Performance Management (PM) setiap bulannya. Ini dilihat dari banyak konteks, salah satunya checklist (OQA), Test Pejabat dll

Menyiapkan System Kerja baru serta automatisasi proses kerja (Service & Development).

Budgeting keperluan cabang, misal untuk survey perlu memberikan hadiah ke customer berupa gopay 30.000 per customer, nah dikali pakai rumus gitu.

Catatan

Dia tuh seperti otak dari si operation, dia yang buat sistemnya, dia cobain bareng user, trus di terrapin. Trus dievaluasi setiap bulan, dalam bentuk PPK (Process & Product Knowledge) dan Test Pejabat. Test pejabat itu kriterianya juga beda beda tiap bulan dan standard minimumnya juga beda beda. Nah Trus ya, udah dia test gitu gitu. Trus dia tuh buat efisiensi efisiensi dari operation, missal ada yang bisa di automatisierung gitu, nah dia tuh buat model dkknya pakai RPA.

Fungsi Utama

Secara sederhana, OSD ini bisa dibilang sebagai "Tim Strategi & Perencana" di dalam divisi Operations. Mereka bukan eksekutor yang melayani nasabah langsung, tapi mereka yang mengatur "sistem permainan" agar operasional di cabang berjalan seimbang dan efisien.

Service & Development

Efisiensi proses kerja dengan automatisasi (RPA)
Pengerjaan Project

Data Support

Service Level
BPKB
Exception Report (Ini untuk penilaian cabang (PM))
CN Overdue

untuk keperluan management dan penilaian dan juga survey.

Misal ada konsumen yang dianggap merugikan, OSD punya wewenang untuk mengambil data konsumen tanpa PDP (Perlindungan Data Pribadi) untuk diberikan kepada legal or pihak yang membutuhkan.

Data Support

Image

Image

Berikut adalah detail tugas dan cara kerja OSD:

1.Polisi Beban Kerja (Manpower Planning)
Tugas utama mereka adalah mengukur beban kerja vs jumlah karyawan
Mereka menghitung data transaksi harian
Mereka menganalisis apakah di satu cabang jumlah stafnya sudah pas, kebanyakan (boros), atau kekurangan (kasihan stafnya lembur terus)
Prinsip kerjanya: "Bekerja by Data". Semua keputusan diambil berdasarkan data statistik, bukan perasaan.
2.Penentu Kasta/Kelas Cabang

Karena beban kerja tiap daerah beda-beda, OSD-lah yang menentukan sebuah cabang masuk kategori mana. Berdasarkan teksmu, semakin tinggi "hurufnya", semakin sibuk cabangnya:

Kelas A: Cabang sangat sibuk. OSD akan menetapkan strukturnya harus lengkap (1 Branch Ops Head + 3 Team Leader + Banyak Staff).
Kelas B: Sibuk sedang (1 BOH + 2 TL + Staff).
Kelas C: Standar (1 BOH + 1 TL + Staff).
Kelas D: Cabang sepi/kecil. OSD menetapkan strukturnya minimalis (Hanya 1 BOH + Staff, tanpa TL).

Note: Karena Kelas D ini strukturnya tipis, pengawasannya nanti dibantu oleh Area Specialist II.

Ringkasan Peran OSD:

Jika Operations adalah sebuah Mobil, maka:

Operation Area (OA) adalah Supirnya (yang nyetir operasional harian).
OSD adalah Mekanik & Navigatornya (yang ngitung bensin cukup gak, mesinnya kuat gak buat nanjak, dan nentuin mobil ini harus bawa berapa penumpang biar gak keberatan).